……..PEDAGANG KAKI LIMA (PKL) DISEKITAR
PERUMAHAN…..
Benarkah
fenomena PKL ini sebagai wujud kurangnya lapangan kerja bagi penduduk ?
PKL bukanlah wujud dari
kurangnya lapangan pekerjaan di perkotaan…
Lapangan pekerjaan yang
mereka lakukan adalah salah satu moda transformasi dari masyarakat berbasis
pertanian ke industri dan jasa.
Dan satu hal lagi
mungkin penduduk yang bermigrasi ke kota cenderung memilih kegiatan PKL.
Ketersediaan lapangan
pekerjaan sektor formal bukanlah satu-satunya indikator ketersediaan lapangan
kerja
banyak studi di
negara-negara Dunia Ketiga yang menunjukkan bahwa tidak
semua pelaku sektor informal berminat pindah ke sektor formal.
semua pelaku sektor informal berminat pindah ke sektor formal.
Bagi mereka
mengembangkan kewirausahaannya adalah lebih menarik ketimbang menjadi pekerja
di sektor formal….
Masalah yang muncul berkenaan
dengan PKL ini kayaknya sih…banyak disebabkan oleh kurangnya ruang untuk mewadahi
kegiatan PKL, nah klo udah begitu yang bertanggung jawab itu pemerintah kota
atau warga sekitar…?
Jika ini dibiarkan berlarut larut tanpa penanganan
yang jelas dari pemerintah kota kayaknya nih warga sekitar yang terkena
imbasnya…..
Bayangkan ….jika berjualan dipinggir jalan artinya
pembeli ditengah jalan…lalu kalau kendaraan mau lewat …?
Kemacetan ….. itu yang dikeluhkan warga sekitar….
Sebagai pedagang mengginkan
hidup layak dengan mencari rejeki sebagai pedagang kaki lima agar bisa
menghidupkan anak dan keluarganya sudah pasti mengharapkan mencari nafkah
dengan nyaman tanpa di kejar-kejar satpol pp.
Dan sebagai warga sekitar tidak ada
niatan untuk menghalangi orang mencari nafkah….namun merekapun perlu kenyamanan
dalam berlalu lintas…keinginan sih..pedagang silahkan berdagang ....ya warga sekitar juga tidak ada yang merasa dirugikan akibat jalan macet dll…jadi gimana dooooong,warga KTW.?
================================================







0 komentar:
Posting Komentar